Sabtu, 30 Desember 2023
Jumat, 29 Desember 2023
Good bye 2023 and Hello 2024
Good Bye 2023 and Hello 2024
2023 secara gambaran adalah roller-coaster kehidupan yang sangat sangat mengganas dan mencenangkan. Hari ini Bahagia, besok Kecewa, kemudian Berharap kembali, Bahagia, dan Kecewa Kembali, mungkin itu adalah siklus di 2023.
Banyak belajar berharap sesuatu yang kemudian dihancurkan akibat salah dalam ber-ekspektasi, belajar kembali mengampuni, bangun kembali dan menata kembali dari sisa fondasi yang ada, tertekan kembali dengan environment yang ada, dan diremukan kembali.
Politik, Manipulatif, Keserakahan, Kepalsuan, Kemunafikan dan Harapan palsu terus digencarkan hingga terhimpit dan tidak tahu harus lari dan bersembunyi kemana, seakan Napas adalah satu satunya jalan keluar yang masih tersisa untuk terus bisa "Bersyukur" untuk setiap tarikan napas yang masih bisa dilakukan.
Bagaikan orang yang dalam perperangan, balut luka dan berdarah dimana mana, namun masih tetap bernapas dan berharap sesuatu yang baik terjadi, Kapan? tidak tahu, hanya bisa berharap.
2023 menjadi titik pengembangan pemimpin dalam memimpin orang yang dimana mengubah kehidupan mereka, walau pada akhirnya gagal satu namun tidak masalah. Namanya Belajar, tidak selalu menjadi 100, namun sayang hal itu dianggap "FAILED" terbesar yang terjadi dibanding level of commitment dan loyal yang sudah diberikan.
Tuaian penalty, Politics, unwise decision dan unreasonable pressure getting coming back. Satu kalimat dalam satu malam yang mengubah segalanya :"AMPUNI MEREKA".
Disaaat keputusan itu diambil, sujud dan menyembah yang Maha Kuasa menjadi sebuah kehidupan yang baru, karena menyadari, apa yang diberi padanya akan dipertanggung-jawabkan dan diambil. Dia yang memberi, Dia yang mengambil.
Bearti, DIA selalu memiliki something in store yang pada WAKTUNYA akan diberikan kepada kita, DIA yang hidup dan berjanji. Tidak dihargai disini, DIA punya cara lain membuat kita dihargai di tempat lain, karena DIA pada awalnya sudah MENCINTAI kita.
They can put us down quietly, but God can lift us up publicly.
The story is not end yet, during all of these things, i came out with conclusion, God still has something in store, and by His time, He will reveals and brings me high to the place He wants me to be.
I don't need to follow my heart but I Need to follow what HE wants me to do. He is the center of this life and forever will be, He will never break the promise He made and it Means, i only can be keep waiting while preparing my self.
2024, Segala sesuatunya akan semakin memburuk, kondisi dunia tidak akan membaik, tapi kita yang akan menjadi semakin kuat. Environment, Toxicity, Hidden Agenda, Greed and Uncertain akan selalu ada, Level high of commitment diminta walau tidak diberikan Clarity of the path yang bisa diberikan.
but, Setiap hal ada waktunya dan dalam setiap waktu ada hal yang dapat terjadi, good or bad, no one knows, but kita bisa berharap yang baik selalu terjadi.
Persiapan dan Kedewasaan akan sebagian luka yang mungkin saja sudah sembuh dan sebagian luka yang masih proses penyembuhan serta persiapan akan Luka baru yang akan ditembakan akan terus terjadi, tapi tetap percaya bahwa Setiap Darah dan Tangis yang keluar tidak selamanya, Proses penyembuhan akan terus ada, karena percaya bahwa DIA selalu Baik, dan DIA menjanjikan DAMAI SEJAHTERA dan MASA DEPAN yang penuh PENGHARAPAN.
DIA, sang Raja Damai, yang bersama dengan kita, akan membawa kita "JOY" didalam penderitaan yang akan dialami kedepannya, tapi kepuasan terjadi karena walau dalam penderitaan, DIA tidak meninggalkan. DIA tahu dan saat waktunya tiba, DIA lah yang akan membawa kita ke tempat dimana level kita akan dinaikan dan tentunya KITA SIAP.
DIA SANG DAMAI yang bersama kita akan berjalan bersama kita di setiap langkah yang akan kita jalani di 2024, setidaknya itulah PENGHARAPAN yang bisa dimiliki dan bergantung kepada DIA yang berkuasa atas hidup ini. Dengan demikian tidak hanya DIA bersama kita, WISDOM akan mengikuti kita dan membuat kita selain SIAP namun juga BIJAK, dan setiap pengharapan yang dibangun di dalam DIA, SANG JURUSELAMAT tidak akan pernah mengecewakan.
Happy New Year 2024!
Senin, 01 Mei 2023
My Journey in Finding God's Will
God's is not playing game with me, He wants me to understand His will, His purpose and His plan for my life.
- God's will is not a feeling
Mungkin bukan gw doang nih yang ngerasain hal ini, tapi sering banget gw menunggu atau mencari "feeling" atau supernatural sign. Masalahnya adalah Feeling itu bisa menipu dan tidak dapat diandalkan. Feeling bisa berasal dari Fatique, Hormones, atau bahkan sebuah Event yang kita pernah alami. Feeling itu menipu, bahkan devil dapat membuat sebuah feeling.So, Don't wait for a feeling when you are trying to figure out God's plan for your life
- God's will is not a FORMULA
We always want things to follow a simple formula, to be easy, so it will instantly changing our life. But, GOD'S will is not a formula, its not a closed system, ITS DYNAMIC!
Its not always an issue of choosing A to B, many times it can be A to Z, and anyone of them is OKAY, we need to choose it.
We are too afraid of making choices and thats what makes you don't have courage to make a decision. If you are believe in God, no matter the way you choose, if it still in Godly way, God will be there.
WHY WOULD GOD GIVE YOU A BRAIN AND NOT EXPECT YOU TO USE IT?
HE lets you make a choice and He Gives you the second CHANCEs. - God's will is a RELATIONSHIP
There is a very little in the Bible about the technique of knowing God's will, but there are thousands of verses that talk about developing a loving RELATIONSHIP with Him.
Minggu, 19 Juni 2022
Leadership Journey : How to know your team
Leadership Journey : How to know your team
- Keterlibatan ( seberapa jauh kita mengenal member dan team kita?)
- Proses yang berujung bagaiman perkembangan progress team kita
- Makna itu Internal dan Individual ( seberapa sering kita Alignment visi misi dan objectives dengan member dan team kita - Keseragaman Pemahaman)
- Hearing atau Listening - Mendengar kebutuhan Team dan member dan bisa memahami.
- Kematian VISI
- Kematian Hubungan
- Kematian Kasih
- FACE - Kita mesti tahu dan kenal dong sama mukanya orang yang ingin kita kenal seperti apa.
- FACTS - Kita mesti tahu juga mengenai fakta fakta dengan diri mereka, kadang bisa kita dapat kan nih kalau lagi nongkrong bareng atau lunch santai.
- FEELINGS - Kita sebagai leader perlu tahu banget nih apa hal hal yang memotivasi dan demotivasi team member kita.
- FEARS - yes, kita perlu tahu banget hal hal yang bikin mereka insecure, worried dan lainnya, tapi jangan terus terusan di daerah ini, yang ada jadi spooky discussion.
- FAITH - Ini mungkin yang paling terakhir dan paling deep, yaitu melibatkan core belief masing masing team member kita, apapun background dan kepercayaan mereka, tetapi ini penting karena kita perlu mengenal mereka hingga titik ini.
Jumat, 05 November 2021
FINDING HAPPINESS
Finding Happiness
"Some of us put our hope in money. We feel that if we can buy a new car or have a big house or (put in your shopping addiction here), happiness will come to us. Though I agree that money can buy us a lot of things to live a comfortable life, but it will never give us what we truly seek after.
Some of us seek fulfilment in relationships. We go from one partner to another in search of true happiness, only to find out that it still evades us. Even our parents, spouses, and children will never be able to give us true happiness in life.
Some of us take to drugs, lust, alcohol, sex, and porn (Get rid of porn) to give us a temporary false sense of joy and peace. We then awake the next morning, still feeling depressed, anxious, and unfulfilled.
Some stay late in the office, hoping to do better at work, or get a promotion or move up the corporate ladder, in search of true happiness. We often think that a better job will make us happy, but once we get that dream job, we are back at square one.We often hold on to certain sins and addictions and pursue other means to fill our voids and cover-up our depression, sorrow, and anxiety. Our world has a very wrong idea of happiness."
Nah, jadinya kalau kita cek juga, memang pada dasarnya kebahagiaan yang dicari oleh dasarnya manusia adalah berfokus pada diri sendiri. Kita ingin bahagia, kita ingin menemukan kebahagiaan, dan endingnya terpusat pada diri kita sendiri.
Seringkali kita belajar untuk bahagia namun pada akhirnya kita sendiri tersesat kepada kebahagiaan yang kita ciptakan sendiri, dan malah berakhir pada frustasi karena pada akhirnya kita tidak menemukan kebahagiaan itu.
Jadi, sebenarnya, apa itu yang disebut kebahagiaan sih?
Ada di suatu kondisi dan suatu malam, saya menemukan suatu insight baru yang mencenangkan buat pemikiran pribadi saya mengenai Happiness yaitu;
PURPOSE
Yah, Purpose - Atau Tujuan Hidup.
pur·pose - /ˈpərpəs/ noun : the reason for which something is done or created or for which something exists or a Verb : have as one's intention or objective.
Nah, menjadi menarik buat saya mengenai apa itu Purpose instead of mencari apa itu kebahagiaan. Bukannya gw gak mau bahagia sih, siapa sih yang gak mau bahagia. Tapi mendekati umur gw yang semakin mateng, gw makin berpikir bahwa, Apa sih yang lu cari dalam hidup? Terus terusan menjadi sebuah pertanyaan buat gw pribadi, apa sih yang lu cari, apa sih yang lu mau, apa sih yang lu harapkan, dan mau kemana sih hidup ini?
Gw pribadi memang bisa dibilang orang yang telat dalam bergerak dan kadang gw melihat bahwa diri gw adalah orang yang tertinggal, sehingga gw memandang diri gw rendah dan tidak berguna. Insecurities dan overthinking jadi makanan daily gw, mau segimanapun gw ingin untuk healing, ternyata hal ini hanya memindahkan masalah yang ada dan sesaat kelihatannya hilang.
Ada sebuah Quotes menarik dari Christine Caine di IGnya @christinecaine,
"Don't Miss Your Purpose Because You're Waiting For A Position"
Jadi, gw rasa.. yang saat ini harusnya gw cari adalah PURPOSE ! Apa sih tujuan gw hidup, apa sih yang mau gw lakukan atau lebih tepatnya, apa sih yang TUHAN gw mau untuk hidup gw ?
Nah, saat gw memiliki pemikiran dan insight ini gw jadi berpikir hal baru, yaitu Seluruh Hidup gw seharusnya adalah mencari apa itu PURPOSE hidup gw, dan KEBAHAGIAAN akan mengikutinya. Pencarian purpose of life bukanlah pencarian hidup yang mudah, dan mungkin aja butuh seumur hidup, lah jadinya kita gak bahagia dong? hmmm mungkin perspektif kita perlu diputar sedikit.
Kalau kita mencari Purpose hidup yang pencipta kita (baca: TUHAN) seharusnya Purpose hidup itu adalah menjadi fungsi seharusnya kita sebagai manusia diciptakan, dan seharusnya kalau kita diciptakan dan diberikan sebuah fungsi dan kita menjalani fungsi itu, biasanya hidup kita ini aligned dengan rencana awal Tuhan kepada kita, dan untuk itu biasanya "BAHAGIA" itu akan datang dengan sendirinya.
Apakah mudah ? GAK SAMA SEKALI ! Susah.. menjalani panggilan hidup kita saat ini itu gak gampang, sangat sangat gak gampang... Karena sesuatu yang baik kalau didapatkan dengan mudah, biasanya akan disia siakan.
Jadi, gimana kah proses gw mencari purpose gw? gw juga gak tahu.. lets the journey of finding purpose begins.
Selasa, 05 Oktober 2021
D.E.C.I.S.I.O.N
de·cide
/dəˈsīd/
- come to a resolution in the mind as a result of consideration.
- cause to come to a resolution.
- make a choice from a number of alternatives.
Tema utama mazmur ini ialah bagaimana Allah dengan hikmat menuntun orang percaya yang setia. Perhatikan kebenaran berikut:
- 1) Allah memiliki rencana untuk setiap orang percaya. Dia memiliki rencana untuk Adam (Kej 1:28; 2:18-25), Abraham (Kej 12:1-3), Yusuf (Kej 45:4-9), dan umat-Nya, Israel (Kej 50:24; Kel 6:5-7); Ia mempunyai rencana bagi Yesus (Luk 18:31) dan Paulus (Kis 21:10-14; 22:14-15; 26:16-19;
lihat cat. --> Kis 21:14).
[atau ref. Kis 21:14]
Allah memiliki rencana tertentu bagi setiap anak-Nya (Ef 1:10; 2:10; Ef 3:11; 4:11-13; dan 1Kor 12:1-31). - 2) Rencana Allah dapat disampaikan kepada kita melalui cara-cara luar biasa seperti mimpi, penglihatan, dan nubuat (Kis 2:17; 9:12; 10:3; Kis 13:2; 1Kor 14:1;
lihat cat. --> Kis 21:10).
[atau ref. Kis 21:10]
Akan tetapi, cara yang biasa dipakai-Nya dalam menuntun dan menyalurkan hikmat kepada kita adalah melalui Firman Allah (2Tim 3:16) dan melalui Roh Kudus yang tinggal di dalam hati kita (Kis 8:29; 10:19; Kis 13:2; 15:28; 16:6; 1Yoh 2:20,27). - 3) Rencana Allah bagi orang percaya bisa meleset jikalau kita mengabaikan Firman Allah atau dengan salah menafsirkannya kita membuat keputusan yang bertentangan dengan kehendak-Nya. Jikalau keyakinan, sikap dan ajaran dasar yang terdapat dalam Alkitab tidak tertanam betul-betul di dalam kita maka kita akan tersesat.
- 4) Kebenaran mendasari bimbingan Allah (bd. ayat Mazm 25:21; Rom 8:11-14), karena Allah menuntun kita "di jalan yang benar" (Mazm 23:3).
2 Full Life : TAKUT AKAN DIA.
Nas : Mazm 25:14
Pengenalan pribadi akan Allah dan persekutuan intim dengan-Nya adalah khusus bagi mereka yang takut akan Dia dan menjauhkan diri dari kejahatan (bd. Ams 3:5-7;
lihat art. TAKUT AKAN TUHAN).
(source : https://alkitab.sabda.org/passage.php?passage=Mzm%2025:12-14&tab=text)
Minggu, 03 Oktober 2021
The Lost of Joy
Banyak hal yang membuat kita kehilangan sukacita, bisa internal bisa juga eksternal. Kalau dari Internal bisa jadi karena memang kondisi diri kita yang sedang down, burnout, lelah, emosi dan lainnya, dan kalau Eksternal bisa jadi dari kondisi sekitar, kerjaan, family, perkataan orang, dan lain lainnya.
Dalam kasus gw sendiri, bagaimana sukacita itu bisa hilang? yah mungkin bisa jadi internal karena gw lagi down, burnout, dan tekanan lain dalam diri akibat dari ketidakpuasan dan mungkin iri hati serta efek dari introvert yang tidak bisa diluapkan atau disampaikan secara terbuka kepada orang lain. Bisa juga dari sisi eksternal, dimana bagaimana kondisi kantor, atasan, rekan kantor, keluarga dan lainnya.
Gw menyimpulkan bahwa Burnout adalah hal yang paling bisa disangkut pautkan dengan Joy, Joy bisa hilang saat gangguan mental dalam diri kita terjadi. Sebuah tulisan dari Steven Furtict ini (gambar diatas) menjadi sebuah renungan sih buat gw. Bahwa bisa jadi Tuhan ingin menggunakan apa yang Tormenting kita, atau "menyiksa" kita untuk mengajarkan kita mengenai apa itu Grace atau Kasih Karunia.
Tormenting kalau gw cari infonya itu berbunyi seperti ini "cause to experience severe mental or physical suffering." dalam arti lain dari Free Dictionary, Tormenting adalah arti dalam dua hal berikut; 1. Great physical pain or mental anguish. 2. A source of harassment, annoyance, or pain.
Dalam hari hari ini, banyak banget hal hal yang bisa me"tormenting" kita dalam kehidupan keseharian kita yang mengganggu kesehatan mental kita. Paling gampang kalau di gw adalah keadaan Office, bagaimana memiliki Leader yang menurut gw yang gak bisa berkomunikasi dengan baik dengan team, ketidakjelasan Jabatan dan tanggung jawab dan fungsi, dan bagaiman mengoperasikan daily job yang jelas yang aneh.
Tidak ada company yang sempurna, dimanapun itu, namun tidak bearti bisa dijalankan bebas dengan seenaknya bagi para pihak yang mengaku Leader dengan anggapan "asal tidak merugikan perusahaan" apapun diijinkan, yang terjadi adalah ? setiap "Leader" memiliki agenda untuk memuaskan dirinya sendiri, so dengan posisi gw yang berada di "tengah" dan gak "jelas" karena tidak adanya komunikasi yang baik, nah, hal ini yang mentormenting dari sisi eksternal gw.
Gw menjadi burnout karena perkara hal kecil yang didiamkan dan tidak adanya perubahan yang terjadi dari pemegang otoritas, ide sudah diberikan, namun hanya ditampung dan tidak dijalankan. Result Oriented tanpa ada Planning yang terjadi. Well... i am burnout and it effected my mental health.
Teman kantor banyak yang berusaha menganjurkan untuk paid leave, agar bisa re"charge" diri gw lagi.
Tapi setelah gw membaca pesan di atas mengenai "MAYBE GOD WANTS TO USE WHAT IS TORMENTING YOU TO MENTOR YOU ABOUT HIS GRACE", Gw berpikir bahwa mungkin Tuhan gw ingin meminta gw untuk REST sejenak dan berpikir bahwa "MAYBE" hal ini memang menjadi sebuah "UJIAN" buat gw untuk memiliki "PERSPEKTIF" yang berbeda dalam melihat keadaan seperti ini.
Kalau setiap hal yang terjadi karena ada maksud dan tujuannya, "MAYBE" hal ini memang menjadi ujian gw untuk bisa lulus, baik lulus dari segi kehidupan untuk merasakan "GRACE" yang DIA berikan ataupun kelulusan gw untuk bisa pindah ke tempat pekerjaan yang memang bisa melihat potensi gw lebih baik.
Apapun itu, gw juga gak tahu, karena "MAYBE" berbicara tentang kemungkinan, dan berbicara kemungkinan bisa jadi adalah permintaan diri untuk bisa berharap dan merubah perspektif. Berharap untuk mendapatkan tempat lebih baik, atau ubah perspektif untuk melihat hal ini menjadi kesempatan gw untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
Manapun jawabannya, gw juga gak tau, toh namanya juga hidup, masa depan adalah misteri, sementara hari ini adalah "present", tapi yang pasti mencoba untuk mengisi "hari ini" dengan baik serta mencoba untuk memiliki perspektif yang berbeda agar gw juga bisa mendapatkan naik level untuk mengerti bagaimana wujud asli dari "Grace" tersebut.
So...apakah hasilnya ? ..... kita lihat saja ... karena gw juga gak tahu ...


